Mengenai Saya

Tajes. lahir  Surabaya jawa timur

pada tanggal 26 Oktober 1957.

teng nong neng nong…“jalur 2 dari arah timur akan segera masuk KRD PATAS tujuan Bandung,kepada para penumpang yang belum membeli karcis harap segera membeli di loket yang telah tersedia…” hahahahaha saya hapal bgt loh kalimat halo2 itu :))

maklum,sudah lebih dari 3taun sy pulang-pergi ke kantor Jl dipati Ukur tepatnya unpad (dan sekarang pindah Ke jatinangor) tidak naik kereta lagi rumah sy di rancaekek (biasa disebut ekek) dan sejak th 97 uda ga lagi naik kereta api.di Bandung kan persaingannya lebih ketat dan menantang (kayak apaan aja )  enak di jatinangor apalagi sekarang Rektorat sudah pindah kejatinangor. pertama kali saya benar2 sudah tidak pernah naik kereta, saya naik motor kadang kadang angkot! jadi sy sering naik kereta waktu itu jam 05.20 WIB..perjalanan menggunakan KRD Patas ini klo lancar cuma makan waktu stengah jam karena si kereta ini cuma berhenti di stasiun tertentu : cicaalengka-rancaekek-bandung

kadang2 juga sy naik KRD Ekonomi yang tiketnya lebih murah dan jadwalnya lebih pagi (jam 06.40) tapi krd ini lamaaa nyampenya,terus penumpangnya lebih banyak..kenapa coba?soalnya kereta ini punya rute : cicalengka-haurpugur-rancaekek-cimekar-kiaracondong-cikudapateuh-bandung – tapi tiketnya murah, sampe sekarang masih 1000 perak klo ga salah! Maklum sudah lama ga naik kereta,pulang kerja, biasanya saya naik krd yang jam 4 sore (klo keburu) soalnya sy bubar kerja jam stengah 14.00 waktu itu dan perjalanan dari jl. Dipati Ukur ke stasiun Bandung ini makan

waktu stengah jam dan klo ga keburu yg jam 4 sore, sy biasanya naik patas yang jam 15.30 ya sore biasanya sambil nunggu kereta yang lain, sy suka jajan gorengan,basotahu atau es campur. Saya jd inget dulu pas masih Kerja di Bandung, klo naik kereta yg terakhir ini sy senengnya duduk di deket pintu atau bahkan duduk gelantungan di pintu kereta hahahahaha kenapa itu enak banget..anginnya sepoi2.. tapi seiring bertambahnya usia,saya pun semakin punya kesadaran untuk tidak bergelantungan di pintu kereta seiring berjalannya waktu, harga karcis pun naik..dari 2500 menjadi 4000 dan akhirnya sekarang 5000 (mahalllllll)

perwajahan kereta pun berubah (cat nya doang sih). Tapi sekarang kan sudah banyak macam, lah ini wajah stasion Bandung dan gerbong Kereta Api Patas sudah menunggu

Stasion Bandung

Stasion Cimekar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: