GM FKPPI, Jatinangor Wilayah, Kab. Sumedang,

Kini sudah jadi sasaran empuk pelaku tindak kriminal untuk melakukan aksinya. Jatinangor yang telah menjadi kawasan pendidikan, oleh kos-kosan, juga marak apertemen dan mal, yang menjadi peluang bagi tangan-tangan jahil, dan penjambretan.
Kejahatan di wilayah ini, selain pencurian kendaraan bermotor (curanmor), juga aksi penjambretan. Sudah banyak korban, baik mahasiswa, mahasiswi, ibu rumah tangga ataupun PNS yang kehilangan motor atau dijambet tas serta HP-nya. Meski sejumlah pelaku berhasil diciduk petugas Polsek Jatinangor, namun pelaku lainnya tetap beroperasi. Khusus aksi jambret, pelaku tergolong profesional dan nekat. Dengan bermodalkan sepeda motor, pelaku membidik mahasiswi di pinggir-pinggir jalan dengan sasaran tas dan HP. Bahkan tak segan-segan, pelaku memepet pengemudi motor terutama wanita dan menjambret tas tanpa menghiraukan keselamatan korban. Seperti yang dialami salah seorang korban, (18), mahasiswi Jurusan Ilmu Keperawatan Unpad Jatinangor, setelah dijambret pelaku bersepeda motor di Jalan Raya Jatinangor, depan kampus IPDN. Sebelumnya, seorang guru SMA di Jatinangor, kehilangan tas berisi HP, dompet, sejumlah uang tunai, barang berharga lainnya serta kartu identitas. Namun nasib korban lebih tragis, selain harus kehilangan tas, tiga giginya rontok. Setelah pulang mengajar dengan mengendarai sepeda motor, dipepet pelaku di Jalan Raya Jatinangor. Saat tasnya dijambret, ia terjatuh dari motor. korban mengalami sejumlah luka dan tiga giginya rontok akibat membentur aspal. Waspada dengan mengendarai sepeda motor sambil menelpon. Salah seorang korban kehilangan Blackberry karena penjambret tergolong profesional. “Pelaku menggunakan sepeda motor dan tidak tahu dari mana datangnya karena dia beraksi dengan cepat. Padahal Blackberry itu sedang saya gunakan menelepon,” maka dari itu menelpon dengan mengendarai motor itu mengundang dan memberikan kesempatan pada pelaku. Karena sering terjadi depan kampus IPDN dan sepanjang Jalan Raya Jatinangor rawan penjambretan dan penodongan, untuk itu kami dari GM FKPPI Jatinangor siap untuk membantu dalam segi kenyamanan. *****tegasnya

Pak Polisi Jambreeeeeeet
Tong di Kantor wae atuh

4 komentar

  1. mantap banget pak…

  2. sudah tau blm brita ttg ketua fkppi yg di pakam,knapa n mengapa malah kepala desa yg d tangkap

  3. masalahnya apa dulu

  4. Masala tersebut adala hanya kecemburuan tentang perebutan lahan sebetulnya sama sama anggota sendiri itulah yg harus permanen tentang pembinaan mental, itupun harus disemua lini mengenai semua ormas maupun yang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: