Bang Tajes bukan Jurnalis

Akoe bukan seorang penulis atau jurnalis tetapi hanya orang yang mau menulis berbagi pengalaman tapi akoe akhirnya bisa menulis dan mulai tertarik untuk menulis dan membaca. Mau bisa menulis ya carilah ilmu?

Tinggal niat bukan hanya ngomong dan kritik, jadi akoe menulis dibeberapa tulisanku sendiri yaitu akoe menulis namanya Buletin FKPPI kadang akoe menulis di Suara Rancaekek. Ternyata ga gampang lho! Kalau hanya membaca memang gampang apalagi kritik wa edan gampang pisan.

Yang akoe mau menulis hanya factor terdorong oleh teman temankoe di beberapa media umpama ternyata hanya kumpul kumpul doang dan membahas masalah yang belum jelas katanya sih mau menerbitkan beberapa media ternyata ga pernah kunjung juga inilah akoe akhirnya belajar menulis tentang berita yang ga begitu menarik karena akoe hanya menyalurkan hobi saja soalnya katanya kalau senang menulis dan membaca bisa menghilangkan lamunan dan mengantisipasi kepikunan katanya sih kalau menurut ilmu medis dan ilmu Psikologis. Jadi akoe akhirnya menjadi diri sendiri. Mengapa hal ini sangat penting? Karena Manusia itu diciptakan tidak ada yang   sama. Bahkan kembar identik pun tidak sama. Baik karakter, bentuk tubuh, serta ketertarikan dan hobinya. Apalagi setiap menusia mempunyai keistimewaan dan kekurangan maka janganlah mengritik yang bisa orang membuat tersinggung. Oleh karena itu, syarat utama supaya anda bisa (bukan ahli tapi) adalah menjadi diri sendiri dulu kalau bisa umpama jangan mengajak orang lain ajaklah dirimu sendiri dulu.

Karena menjadi diri sendiri bukanlah hal yang mudah. Bahkan bangga akan diri sendiri bukan perkara yang mudah.

Banyak penulis yang membandingkan kalau tulisannya dengan orang lain padahal setiap orang mempunyai keahlian dalam menulis yang berbeda – beda , menulis pastilah berbeda dengan cara menulis, meski mereka memiliki aliran yang sama.

Maka jangan terlalu banyak pikiran . Dari pengalaman akoe bisa menulis adalah dengan terus menuangkan apa yang ada didalam pikiran, tanpa terlalu banyak berpikir. Semakin banyak berpikir biasanya mengakibatkan kita menjadi “blank”atau melamun wah bahaya.

Karena Tidak ada orang yang langsung bisa dan hebat menulis seperti apa yang dikatakan alumni dulu Publisistik sekarang Fikum. Setiap orang beranjak dari titik yang sama. Yaitu menulis tulisan ringan dan kadang tidak bermakna itu perlu bahkan kalau ada yang kritik membangun itu kesempatan   bagi akoe untuk bisa menambah ilmu, bukan dikritik malah berhenti tapi akoe harus tetap maju untuk menuangkan pemikiran yang lebih luas berarti tulisanku ada yang membagi ilmu yaitu membaca bangga lho akoe. Karena Untuk bisa menulis harus mau mengikuti proses dan membiarkan setiap tulisan kita mengalir begitu saja.

Saya pikir kedua syarat diatas jika dilakukan paling sedikit akan bisa menulis ya untuk berbagi pengalaman, apalagi kalau tulisan itu di bubuhkan gambar karikatur orang yang membaca ga bosan, coba deh dari sekarang belajar menulis dan membaca enaklho kalau bisa meluangkan waktu yang menarik dan tidak ada duanya. Jika terus bertahan dalam berlatih maka mungkin sedikit demi sedikit pasti akan menjadi penulis yang hebat karena selama belajar maka akan semakin matang. Ok

Kalau masih bingung supaya bisa menulis begini ceritanya “Jadilah diri sendiri dulu dan jangan terlalu banyak berpikir.” berlatihlah dari sekarang dan mulailah menulis……..semoga bisa bermanfaat dan berhasil oleh diri sendiri.

 

Hayo belajar sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: