Pemerintah jangan Berlebihan

Kenapa Pengamanan Demo BBM Sampai Anggota TNI mengikuti apel dan diturunkan Sekitar 8.000 personil TNI dikerahkan untuk membantu Polri dalam menangani pengamanan demonstrasi penolakan BBM di Jakarta itu sepertinya ga perlulah karena udah jelas UU itu ada untuk menyampaikan aspirasi bukan harus dimusuhi, apalagi TNI itu tugasnya mempertahankan NKRI, jadi jangan memprovokasi dan mengadu domba terutama pemerintah.
Kalau kita amati BBM Naik Pasti Biaya Hidup akan NaikĀ  bahkan akan mempersulit rakyatnya sendiri. Karena alasan Pemerintah itu ga jelas seperti BLT akan membantu Naiknya BBM itu buat siapa?

Pemerintah ketakutan terhadap demonstrasi menolak kebijakan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubdidi. “Pemerintah hanya bisanya mempersulit Rakyat miskin buktinya kenapa TNI diturunkan seperti jaman PKI saja uda jelas pemerintah ketakutan dan tidak perlu berlebihan dalam menyikapinya,”
Menurut dia, tindakan berlebihan justru akan memicu terjadinya kerusuhan yang justru merugikan semua pihak.
Ia menilai, demonstrasi besar-besaran terhadap kebijakan tersebut haruslah disikapi bijaksana dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas dalam menyampaikan aspirasinya.
Disisi lain, aparat kepolisian harusnya justru menjaga agar kegiatan menyampaikan pendapat tersebut berjalan dengan baik dan tidak melanggar undang-undang. Soalnya harus ingat Polisi itu dari rakyat harus melindungi sepenuhnya kepada rakyat soalnya kalau kita lihat sendiri Oknum Polisi berbuat se enaknya sendiri

pada rakyat yang berdemo itu uda jelas jelas ada UU Nya
“Bukan malah menjadikan demonstrasi sebagai musuh harus ditekan, diintimidasi. Sebab, demonstrasi juga dilindungi

undang-undang dan hak warga negara sesuai konstitusi,”
Ia juga menilai, keamanan dua lapis dengan melibatkan TNI sebaiknya tidak dilakukan dengan berlebihan. Penggunaan TNI untuk menjaga tempat-tempat tertentu secara kasat mata. Penggunaan TNI justru memicu provokasi.

“Misalnya di setiap SPBU hampir dijaga ketat, kalau ditempatkan TNI malah jadinya provokasi. TNI itu tugasnya perang, kalau berhadap-hadapan dengan demonstran, maka logikanya berhadapan dengan musuh. Dan saya kira sampai saat ini tidak diperlukan TNI untuk mengamankan demonstrasi.

Sementara itu pemerintah berencana menaikan harga bensin dari Rp4.500 menjadi Rp.6.000 per liter pada 1 April mendatang. Kebijakan ini ditempuh pemerintah mengingat semakin tingginya harga minyak di pasar dunia yang mengakibatkan subsidi BBM membengkak.
Jadi kemiskina pasti akan membengkak pula, bahkan akan terjadinya masyarakat tidak percaya untuk memilih wakil rakyat begitu juga akan terjadinya pembengkakan untuk tidak memilih anggota elite politik itu pasti akan lebih banyak GOLPUT, apalagi TNI dan POLRI uda pasti dia Netral.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: