Mengantisipasi Geng Motor Jangan Kembali Marak Lagi di Kab. Bandung Umumnya Rancaekek

“Rancaekek”, Keberadaan berandalan bermotor (geng motor) kembali marak di Kabupaten Bandung. Aksi mereka yang kerap membuat resah warga, membuat jajaran Polres Kab Bandung harus  siap melakukan razia. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua FKPPI Rayon Rancaekek Ops Polsek Rancaekek Ajun Komisaris Hartomo, SH  saat dipantau oleh FKPPI di Polsek Rancaekek, Senin (19/3).

Razia yang digelar ditujukan untuk memerangi aksi berandalan bermotor yang menjurus kepada tindakan kriminal dan anarkis. “Tidak hanya Polsek saja, dalam rangka memerangi berandalan bermotor, kita juga bersama-sama dengan jajaran TNI, kata FKPPI juga harus perperan serta didalamnya untuk mengantisipasi bersama sama Masyarakat sekitar, terutama daerah Rancaekek.

Lebih lanjut, selain rutin menggelar razia, pihaknya juga rutin menggelar sosialisasi dan pengarahan kepada pelajar serta mahasiswa. “Kenapa sasarannya pelajar dan mahasiswa, karena rata-rata usia anggota berandalan bermotor kisaran 15-25 tahun,” Tegasnya.

Polsek Rancaekek, kata Tajes, mengharapkan juga harus kerap kali melakukan sosialisasi kepada klub-klub motor hingga tukang ojek Mang Beca. Pasalnya hampir setiap minggu selalu ada laporan mengenai keresahan masyarakat terhadap geng motor tersebut. Tapi dari FKPPI Rayon Rancaekek memohon kepada salah satu anggota Polsek Rancaekek kalau bisa setiap satu bulan harus ada penertiban diwilayah Komp Perumaha Rancaekek terutama anak anak ABG. Perlu   pengarahan dan  “Sosialisasi ini dilakukan, agar para anggota klub motor maupun tukang ojek, sama-sama bisa memberikan pengarahan nantinya kepada anak-anak yang usianya berpotensi direkrut oleh berandalan Genk motor,”Tegasnya. Keberadaan berandalan bermotor di Rancaekek, masih dalam kategori ikut-ikutan, tidak seperti di kota-kota besar lainnya. Namun demikian, pihaknya tegas dalam melakukan penindakan. “Lewat razia yang di gelar, oleh Polsek setempat kami FKPPI sangat setuju, kalau Polsek setempat melakukan pendindakan seperti membawa senjata tajam (sajam) yang dibawa atau menyita sepeda motor jika tidak dilengkapi surat-surat. Dan untuk tidak main hakim sendiri,” tuturnya. Dan apalagi masyarakat sepertinya hanya beraninya melayangkan sepucuk surat pada pihak Polsek, dan FKPPI sempat membaca isi surat bahwa disalah satu daerah ada yang membuat resah tentang Perjudian dan Miras, tapi kami dari FKPPI kalau bisa berharap masyarakatlah yang harus bisa membantu pihak yang berwajib. Dari segala tindakan yang meresahkan masyarakat, terutama GENG MOTOR di Rancaekek dan kalau bisa Pemudanya jangan terpengaruh hal yang merugikan orang lain. Jadi FKPPI berharap Rancaekek harus bisa kondusif dalam kenyamanan dan keamanan. (Tim  FK Rc)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: