Koramil dan FKPPI Rancaekek perbaikan jalan

 

“Rancaekek” dibawah Komandan Koramil Rancaekek perbaiki sarana vital berupa  pembuatan gorong gorong penghubung antara selokan yang tidak ada pembuangan, maka kami dari FKPPI  melaksanakan pembuatan jalannya air sepanjang 6 m dengan membuat gorong gorong baru , tepatnya di Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Selain perbaikan sarana yang merupakan rentetan kegiatan bakti sosial dan karya bakti Koramil Rancaekek di wilayah Komando Rayon Militer (Koramil), juga. Komandan, Kapt  Inf. Sucipto mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Koramil Rancaekek dan FKPPI, yakni bakti sosial berupa pengerukan selokan yang sangat dangkal. Termasuk karya bakti pengerukan selokan, di Desa Rancaekek Wetan. Ia mengatakan, pelaksanaan perbaikan  tersebut bersinergi dengan masyarakat dan steakholder terkait. Langkah ini ditempuh selain untuk membantu meringankan beban masyarakat yang pada beberapa pekan lalu dilanda banjir,  disamping itu juga lebih mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakatnya.” Terutama untuk membina anggota FKPPI sendiri yang berada dilingkungan Koramil Rancaekek. ini merupakan sarana vital bagi masyarakat khususnya di Dekat Klinik Arohman dan SMP Pasundan guna lancarnya berbagai aktivitas,” katanya.
Kapt Inf. Sucipto berharap, pemerintah segera melakukan upaya konkret dengan memperbaiki selokan yang sudah dangkal yang mengakibatkan banjir hal tersebut sehingga layak dilalui. Terutama yang harus dipelihara selokan depan RUKO tepatnya Jalan NUSA INDAH RAYA. Hal ini selain sebagai upaya untuk mendorong kepedulian masyarakat setempat juga agar ke depan ketika banjir masyarakat yang ingin belanja atau berobat ke Yayasan Arohman atau aktifitas SMP itu sendiri, Karena FKPPI mempunyai inisiatif tentang kepedulian pada lingkungan, bahkan kami dari FKPPI untuk pencarian dana bukan dari pemerintah melainkan dana partisipasi. Camat dan Kepala Desa (Kades) Rancaekek, pihaknya tidak menyambut baik kegiatan FKPPI dan Koramil  khususnya perbaikan selokan, dan anehnya lagi masyarakat dan pengurus setempat bahkan Muspikapun sepertinya tidak mau tau hal tersebut. karena dengan kondisi jalan sebelum dibuat gorong gorong air melimpah ke jalan bahkan sekarang tidak menghambat. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan adanya program tersebut tetap berjalan antara aparat TNI dan FKPPI Rancaekek yang telah memperbaiki jalan air, disamping itu kami mengharapkan terutama para pedagang yang berada disepanjang  jalan Teratai Raya Komp Perumahan Rancaekek Kencana meski bangunannya tidak permanen,” harus peduli pada lingkungan bukan hanya mencari keuntungan saja “ujarnya”.

 

Untuk Menjahit Nusantara Indonesia

Oleh : Tajes GM FKPPI

Semua Para Pejuang yang sudah Tua hanya bisa mengelus Dada Termasuk pendahulu kita siapa ga kenal Bung Karno dan Supriyadi Pahlawan Pembela Tanah Air {PETA} kalau seandainya Beliau masih hidup melihat Daya pikir masa kini sebagian Orang yang terdidik Sejarah 1965-1966 dimana masih mimpi bisa bebas membunuh dan menculik sak enak nya, disertai Kebohongan Media yang menunjang Penumpasan Jutaan Orang yang belum tentu Dosanya dan hingga hari inipun masih Bangsa ini dipecah belah dengan Penghancuran Keyakinan ber ke Tuhanan dan kepercayaan Agama resmi, Terbukti ini masih ada Demo Pembubaran Achmadiyah, Penghancuran gereja HKBP diserbu masa Islam ketika Umat Kristen Batak ini melakukan Kebaktian dan apalagi di media TV ini jelas menyebut Font Pembela Islam [FPI] yang nyerbu, yang Kepala Polisi Resort {KAPOLRES} kepada Metro TV “Kalau sudah Chaos baru kita cegah” sedangkan “Depertemen Agama dan Walikota juga Melarang HKBP” dan Terjadilah Penyerbuan ini yang katanya tidak ada Ijin buat Kristen Batak ini didesa Rancaekek apalagi Ciketing Bekasi dst dsb. Usia Kemerdekaan sudah sikian tahun kita masih berkutat Penghancuran Sesama Anak bangsa, Tidak Malu Jepang sudah memperingati Sejarah nya dengan damai sesama Pelaku Perang Dunia kedua, China yang di cap Komunis ditahun 1965-1966 dan dilarang baik Tulisan dan Budaya nya Baru di Era Presiden Gus Dur 1999 dan dibentuknya Undang Undang Hak Asasasi Manusia [KOMNAS HAM] dan Gus Dur atas nama Presiden RI meminta maaf atas Pembunuhan jutaan Orang yang dicap Komunis serta Budaya China dibebaskan kembali dan ini jadi Sejarah yang patut dicatat bukan ditakuti seperti Sejarah yang lain, kini China demikian Pesat nya meroket meninggalkan Bangsa ini sampai Media mengatakan Indonesia ketinggalan 60 tahun dengan China Dan kita yang masih Berkutat Menyesat kan Orang, Menghancurkan Keyakinan orang, Mengeritik dan mengancam Orang Yang Berjuang menyatukan seperti Brahmaraja XI, lalu mau dibawa kemana Bangsa dan Negara ini oleh mereka yang anti Persatuan dan Pancasila ?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: