Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri dan Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Harus Peduli Pada Lingkungan

Mengamati secara langsung Dampak pencemaran akibat pembuangan limbah cair pabrik, sejumlah desa di Rancaekek, Kab. Bandung sepertinya menjadi lautan limbah. Limbah cair pabrik yang tergolong bahan berbahaya dan beracun itu dibiarkan mengalir dengan bebas, sehingga ratusan hektare lahan sawah kini tak bisa digarap karena tercemar limbah.

(LSM) di Rancaekek itu banyak “kata ketua GM FKPPI ” di Rancaekek, Kab. Bandung, Melihat Rancaekek sepertinya kronis tercemar limbah kami berharap semua pihak peduli untuk menyelamatkan Rancaekek.

“Jika pencemaran limbah cair pabrik tetap dibiarkan tanpa penanganan serius dari semua pihak, sawah-sawah dan kolam-kolam ikan milik para petani di Rancaekek akan bertambah. Tidak menutup kemungkinan, Rancaekek pun terancam akan jadi lautan limbah cair,” terutama warga Desa Jelegong, Kec. Rancaekek ini.

Menurut Tajes, saat ini dampak limbah cair pabrik yang berasal dari wilayah Kab.

Sumedang, lebih dari 400 hektar sawah merana karena tak bisa digarap.”bahkan tak satupun pabrik diwilayah Sumedang yang limbah cairnya telah mencemari Rancaekek. Yang pasti, Sungai Cikeruh, Cikijing dan Sungai Cimande telah lama jadi sarana pembuangan limbah cair tersebut,”.

Untuk menangani limbah cair di Rancaekek, sejumlah pihak di antaranya, dinas tekait di Pemprov Jabar, Pemkab Bandung, dan Pemkab Sumedang harus segera turun tangan. “Selain itu, aktivis LSM dan anggota dewan pun jangan berpangku tangan karena Tajes masih ingat khususnya ya anggota Dewan terutama Dapil IV lah harus bisa menyelamatkan Rancaekek. Tegasnya.

Saat ini luas sawah dan kolam yang telah tercemar limbah cair pabrik tersebut, karena banyak  pabrik pabrik yang telah membuang limbah cair ke Sungai Cikeruh, Cikijing dan Cimande.

Sementara itu, pantauan “GM FKPPI” Sabtu (3/2) di Kp. Cipasir Desa Linggar, Kec. Rancaekek, saluran Sungai Cikijing kini benar benar mengenaskan. Selain air yang mengalir hitam kelam, juga sewaktu waktu beruap dan terkadang mengeluarkan bau. Bahkan mengalir ke daerah Rancaekek Kencana, Sungai Cikijing tersebut telah lama dijadikan sarana membuang limbah cairnya oleh sejumlah pabrik dari wilayah Sumedang, di antaranya PT Kahatek, PT Five Star, dan PT Insan Sandang.
Kondisi Sungai Cikijing yang kini benar-benar telah tercemar limbah cair pabrik, diperparah kalau hujan lebat dan besar dengan sejumlah tanggulnya yang jebol bisa juga terjadi lagi, kondisi Sungai Cikijing yang kini kian menyempit dan dangkal.

Terkait adanya limbah cair pabrik yang telah lama mencemari Rancekek, hasil pemantauan kami dari FKPPI Rayon Rancaekek mohon keberadaan tim penanganan atau disebut tim terpadu kalau ga salah dibentuk 2008 lalu. ” yang melibatkan Pempov Jabar, Pemkab Bandung dan Pemkab Sumedang harus dievaluasi. Pasalnya, sepertinya tim  terpadu tak ada hasilnya. Buktinya limbah kian mencemar Rancaekek.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: