Sekelumit cerita FKPPI Rayon 10.08.16 Rancaekek Soal Pemakaman

Berbicara  soal  kuburan  pasti  ada  hubungannya  dengan pemakaman, lalu berhubungan pula dengan kematian. Setiap orang pasti akan mati, semua itu hanya masalah waktu saja, dan  kapan waktu  kematian  itu akan tiba hanya Tuhan lah yang menentukan. Kita sebagai manusia hanya tinggal menunggu saat yg sudah di gariskan oleh penciptanya Yaitu Alloh. Ada sesuatu yg menarik untuk saya amati, ketika suatu saat didalam keluarga besar RW 22 terlibat obrolan mengenai tanah ukuran 2 X 1 M itu. Ternyata kami secara terang terangan  mengatakan telah bersyukur bisa membeli sebuah tanah pemakaman, menurutnya hal itu untuk memudahkan agar warga yang dirinya meninggal tidak perlu repot repot lagi bagi orang orang yang ditinggalkannya mencari tempat pemakaman untuk dirinya, untuk memudahkan anak anaknya dan keluarganya untuk datang menziarahi serta mengirimkan doa baginya, awalnya kami berpikiran hal seperti itu, toh pada akhirnya nanti orang orang  yg ditinggalkan akan menguburkannya juga. Tetapi ternyata logika kami itu ada benarnya juga, logika yang saya maksud adalah ketika saya berziarah ke makam tersebut, makin tahun ternyata tanah pemakaman di daerah Rancaekek itu sudah penuh oleh kuburan kuburan  baru. Bahkan sudah dijual belikan dan harganya cukup mahal Sehingga bisa jadi beberapa tahun kedepan tanah pemakaman itu tidak bisa lagi menerima pemakaman baru. Mungkin hal inilah yang menjadi dasar pemikiran kami untuk membeli tanah pemakaman kuburan yg sengaja secara partisipasi ternyata yang peduli hanya 66%.  Lalu cerita menarik lagi di ucapkan oleh warga sendiri, menurut kami teryata hanya yang mengikuti program pembelian tanah pemakaman / kuburan yang diadakan oleh warga di lingkungan RW 22 tempat tinggal dari beberapa tahun yang lalu itupun yang peduli, iuran yang dipungut pun relatip berfariasi, tapi manfaatnya besar sekali kebetulan ada yang meninggal, semua urusan dari mulai pemandian, pengkafanan, mensholatkan, menguburkan. Bahkan ambulanpun sudah siap, yang hasilnya juga sama dengan tanah pemakaman hasil musyawarah dan mufakat, sampai tanah kuburan sudah diurus oleh pengelola pemakaman. Alhamdulillah kami dari FKPPI dipercaya menjadi pengurus, maka dari itu kami sampaikan pada orang orang  yg ditinggalkannya tidak perlu mengeluarkan uang sepersenpun untuk urusan itu, Dan ternyata hampir semua warga yg umurnya di usia pensiun itu hanya beberapa yang mengikuti program tersebut. Dan menurut kami pun seandainya nanti dirinya meninggal sudah tidak perlu repot lagi bagi anak anaknya dan keluarganya mengurusi hal itu. Lalu  di tempat kami tinggal blok IV khususnya sekarang pun ada juga program itu, mendapatkan tanah wakaf dari salah seorang warganya, tanah itu dijadikan lokasi untuk kuburan, dimana aturan mainnya adalah, setiap warga yg ingin di kubur di tanah wakaf tersebut diharuskan sesuai aturan dan partisipasi warga kenapa kalau tidak sesuai prosedur ini akan mendapatkan kesulitan, apabila kita atau pengurus setempat mempunyai program bisa juga tidak terlaksana itu masalahnya kalau warga tidak peduli dengan program kebaikan. Apabila dalam pelaksanaannya tidak ikut partisipasi maka tidak bisa mendapatkan haknya itu sesuai prosedur di kubur di tanah wakaf tersebut. Dan dari informasi, ternyata program tersebut banyak yang tidak mengikuti sebagian warganya. Akhirnya semua kembali pada diri masing masing untuk menyikapi kematiannya, ada yg sudah mempersiapkan dengan baik, ada juga yang  gimana nanti, dan menyerahkan semua urusan itu kepada orang yang  di tinggalkannya. Ya hidup ini hanya sementara, semua akan kembali ke tanah juga, oleh karenanya manfaatkanlah sisa hidup yg masih ada ini untuk hal hal yg baik sesuai yg diperintahkan olehNya. Semoga bisa direnungkan bersama demi kebaikan umat. Begitu juga dari FKPPI bisa membuat program terutama mempunyai satu buah mobil ambulance, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan terutama warga yang kurang mampu. Mudah mudahan FKPPI Rayon Rancaekek akan mencoba mulai. Insyah Alloh.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: